Peta wilayah Propinsi NAD

Peta wilayah Propinsi NAD

Nanggroe Aceh Darussalam adalah provinsi yang terletak di ujung barat kepulauan Indonesia. Di ujungnya terdapat pulau kecil yang bernama Pulau We. Di pulau itulah terdapat kota Sabang yang merupakan titik nol kilometer dari wilayah Indonesia. Ibukota Nanggroe Aceh Darussalam adalah Banda Aceh. Sebelum bernama Nanggroe Aceh Darussalam, provinsi ini pernah bernama Daerah Istimewa Aceh (tahun 1959 – 2001). Provinsi ini memiliki keistimewaan dibanding provinsi lain di Indonesia, yakni diberlakukannya syariat Islam bagi warga yang beragama Islam. Hampir seluruh penduduk Nanggroe Aceh Darussalam beragama Islam. Penduduk lainnya beragama Kristen dan Kong Hu Cu. Masjid terbesarnya adalah Masjid Raya Baiturrahman.

Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman

Aceh semula masuk wilayah Kesultanan Samudera Pasai yang merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, wilayah kesultanan ini mencakup wilayah Kedah dan Pulau Pinang yang sekarang menjadi bagian dari Malaysia. Tahun 1945, saat Indonesia baru merdeka, Aceh tergabung dalam Provinsi Sumatera. Tahun 1950, Provinsi Sumatera Utara dibentuk dan Aceh termasuk di dalamnya. Baru pada tahun 1956, Aceh dipisah dari Provinsi Sumatera Utara dan ditetapkan sebagai provinsi tersendiri.

ac3Di Nanggroe Aceh Darussalam terdapat 13 suku asli yang masing-masing memiliki bahasa daerah. Suku-suku tersebut adalah Aceh, Tamiang, Gayo, Alas, Kluet, Singkil, Pakpak, Aneuk, Jamee, Singulai, Lekon, Devayan, Haloban, dan Nias. Namun, rumah tradisional mereka sama, yaitu Krong Bade atau Rumoh Aceh. Begitu pula dengan senjata tradisionalnya, yakni Rencong.Ada banyak tarian di Aceh, yang paling terkenal adalah Seudati, Saman, Guel, dan didong.

ac4Sebagian wilayah Aceh pernah dilanda bencana dahsyat, yakni gempa dan tsunami pada 26 Desember 2004 yang menyebabkan beberapa tempat di pesisir musnah. Kini di Aceh didirikan Museum Tsunami, tujuannya untuk mengenang kejadian serta berharap agar manusia dapat belajar dari bencana tersebut.

Kekayaan alam yang terdapat di Aceh adalah minyak bumi, gas alam, emas, kayu, kopi, rempah, dan ikan. Bangsa Aceh merupakan bangsa yang gigih dalam mempertahankan kemerdekaannya. Pahlawan-pahlawannya antara lain : Cut Nyak Dhien, Cut Nyak Meutia, Laksamana Malahayati, Sultan Iskandar Muda, Tengku Chik Di Tiro, Teuku Umar, dan Panglima Polem.

——————————————————————————————————————————————————–

Sumber :

Bawantara, Agung.dkk. 2011. Mengenal 33 Provinsi di Indonesia. Jakarta Selatan : Anak Kita

http://keishaflorist.com   http://commondatastorage.googleapis.com   http://1.bp.blogspot.com